Monday, September 12, 2016

Rindu


Di sela-sela sepi, kutulis kisah ini dalam rangkaian syahdu
Juga bersamaan sepi, masih terlukis pula tentangmu di ruang rindu
Senyum itu, cara bicara itu, bulu mata lentik itu dan lesung pipi itu
Semua tentangmu masih tersimpan rapi di ruang rindu bersama sepiku

Kalau engkau tahu, rindu ini menyesakkan dada dan mengoyak hati
Terkadang ia mengecam untuk turuti kehendaknya, ingin bersua denganmu
Karena di ruang itu, ia dibungkus oleh derita kesendirian dan sunyi
Terkadang pula, aku takut tak terbiasa dengan belenggu ini
Takut membuatku mati seketika olehnya yang sangat menyayat hati

Aku tahu, tempat tinggalmu tak begitu jauh dari tempat tinggalku
Hanya beberapa kilometer saja jarak itu
Akan tetapi, engkau harus tahu, di ruang rindu hal itu tidaklah berlaku

Bersamaan dengan puisi ini, rinduku hendak menyapa;
Hai, engkau, pemilik senyum itu, cara bicara itu, bulu mata lentik itu dan lesung pipi itu
Juga yang tak jauh dari tempat tinggalku
Apakah di sana, engkau juga merasakan hal yang sama?


EmoticonEmoticon