Tuesday, May 23, 2017

Sebuah Pengakuan: Kisah Kasih Tak Sampai

Tags


Hai, malam yang syahdu, “selamat malam”. Malam ini saya ingin membuat sebuah pengakuan tentang kisah kasih yang tidak sampai, hanya berjalan di tempat dan tidak ada kemajuan. Padahal kita sama-sama tahu kan, kalau dalam percintaan harus ada perjuangan. Tidak boleh mengadat. Apalagi sampai hanya berjalan di tempat dan tidak ada kemajuan.

Sebenarnya saya masih teramat bingung mau memulai pengakuan ini dari mana, sekaligus takut. Takut kalau cerita yang teramat indah ini bisa kurang menarik dibaca, dan bahkan sampai tidak menarik sama sekali jika saya kurang tepat memulai ceritanya. Karena tanpa disadari dan harus disadari, sebuah pengawalan cerita dalam tulisan akan berefek terhadap konten dan alur pengisahan yang ingin disampaikan si penulis.

Mungkin. Iya, cuma sekadar mungkin, alangkah lebih tepatnya bila saya menceritakan pengawal tulisan ini dari suasana mengapa saya ingin membuat sebuah pengakuan. Tentu supaya ceritanya nanti bisa mengalir dan seirama menuju nyatanya.

Pada malam yang syahdu, sepi, dan tanpa gairah ini, saya memandang kehidupan dengan hati yang hampa. Teramat hampa hati ini memandang, sampai-sampai tidak mampu melihat masa depan secara tegas. Pesimis dan begitu skeptis.

Dalam kehampaan hati yang tanpa gairah, selintas saya malah bernostalgia pada masa kanak-kanak dahulu. Bila saya mengingat pada masa itu, saya begitu rindu tuk kembali mengulang hidup dengan keriangan, kemanjaan, kelucuan, kepolosan, dan ketidak-tahuan masalah seperti sekarang ini. Saya juga merindu pada masa di mana dulu pernah nyantri di salah satu Pondok Pesantren Jombang.

Sebuah kerinduan terhadap adegan-adegan konyol yang meski sangat klise, tapi tetap memberikan kesan kenangan indah di masa remaja. Apalagi, jika mengingat masa itu, di Pondok Pesantren, saya pernah menaruh hati pada seraut wajah yang memiliki andeng-andeng di bawah pelopok mata sebelah kiri. Sungguh saya merindukan masa itu, sangat rindu. Kerinduan dimana pada masa silam, saya pernah mencintai sesorang meski cinta itu bertepuk sebelah tangan. Kisah kasih yang tak sampai.

Bila saya membelah ingatan pada sebuah ruang kenangan yang masih tertata rapi itu, kemunculan perasaan itu berawal selepas jam istirahat pertama, kelas 2 SMP. Waktu itu saya dipanggil oleh salah satu guru. Tepat di persimpangan jalan menuju ke ruang guru itulah saya pertama kali bertemu dengannya. Dia berjalan berdua, sedang saya seorang diri.

Pertama kali melihatnya, secara sesaat saya langsung diam. Tindakan diam yang saya lakukan tentu supaya saya dapat menyahduinya sebagai alegori kehidupan di tengah kekeringan hati untuk mendapati ilham keharuman bunga-bunga di taman. Ditambah lagi, saya sangat tahu perihal hakikat waktu sebagai pemberian sang pencipta, karena, jika momen sesaat itu tidak dapat disyukuri, maka nikmat Tuhan mana lagi yang mau saya dustakan? Dan tentunya momen indah itu tidak akan mungkin terulang kembali.

Pertahanan hati saya-pun jebol, dinding hati-pun terketuk keras, lantas terbuka, dan kemudian terjamah untuk pertama kalinya. Tertentu oleh siapa lagi kalau bukan karena dia. Iya, dia yang mempunyai andeng-andeng di bawah pelopok mata sebelah kiri dan punya senyum khas itu, senyum dua senti. Tetapi ada perihal penting yang saya lupakan, teramat penting sekali, nama. Iya, nama. Saya lupa menanyakan nama. Kalau saya tidak mengetahui namanya, bagaimana saya bisa menyebut dia dalam doa?

Pada akhirnya, memang saya juga dapat berkenalan denganya, dan kemudian juga sering saling mengirim pesan singkat setelah mendapatkan nomor handphone-nya. Tetapi apa daya, setelah sekian lama berselang, dimana waktu saya anggap telah tiba, karena hati ingin sekali merajuk tenunan cinta kasih dalam buaian asmara, ternyata ketika perasaan itu saya sampaikan, adalah jawaban yang begitu naas yang saya terima. Betapa tidak, pengharapan hati itu pada akhirnya tidak bisa diturunkan pada kenyataan. Ternyata tangan tidak sampai.

Setelah sekian lama saya pikirkan, ternyata kesalahan itu datangnya dari saya pribadi. Bukan dari dia, ataupun kenapa dia menolak. Saya kemudian tahu dan hanya bisa memaklumi saja. Memang apalagi yang bisa saya lakukan selain berharap maklum? Toh, dia hanya bertindak selayaknya wanita yang pada umumnya harus lakukan. Karena kalau saya bicara kejujuran, sebenarnya tidak ada yang bisa saya banggakan sebagai laki-laki. Tidak ada sama sekali.

Sebagai laki-laki, ternyata saya hanya punya satu perihal sebagaimana laki-laki secara umum. Lainnya tidak ada. Lantas dari itulah, untuk selanjutnya, saya selalu memawas diri ketika hendak mencintai. Atau lebih tepatnya saya mengukur diri terlebih dahulu sebelum jatuh cinta. Dan berkat memawas dan mengukur diri inilah, saya bisa memahami alasan "mengapa" dari jawaban dia yang sangat terbilang klise itu; “Kok gitu? Aku hanya senang jadi temanmu.”

Untuk sekarang dia telah maju ke depan dan meneruskan kemantapan garis hidupnya, meninggalkan saya yang masih diam di tempat tanpa berani berbuat apa-apa. Dia terus berjalan kedepan, sembari meninggalkan saya begitu jauh di belakang dengan termangu-mangu bodoh dan termenung.

Sil (bukan nama sebenarnya), maafkan saya yang telah lancang memendam perasaan terlalu dalam ini kepadamu, karena jujur, saya tidak dapat menekan perasaan ini dalam batas ambang yang pernah kamu minta. Sil, sejujurnya, saya ingin menjadi laki-laki sebagaimana khususnya laki-laki yang didambakan wanita. Laki-laki yang benar-benar bisa menebak dan menembak hati wanita dengan tepat sasaran. Laki-laki yang bisa diharapkan, dan bisa mempertanggung-jawabakan kenapa dia telah berani mencintai wanita secara jantan.

Tetapi disitulah sebenarnya permasalahannya, Sil. Karena sebagai laki-laki, saya tidak pernah bisa menangkap ihwal perasaan wanita secara bahasa khusus, tidak peka, melainkan hanya memaksa perasaan ini dalam bahasa umum. Tetapi, Sil, saya akan berjanji, di suatu hari kelak, entah itu masih masa di dunia ini atau lainnya, jika kamu memberikan satu kesempatan, saya akan mencoba berdiri dihadapanmu sebagaimana laki-laki secara utuh.

Laki-laki yang tidak pernah menganggap bahwa wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok dan harus diluruskan. Laki-laki yang mengerti posisi wanita sebagai bumi dalam aturan kosmis. Laki-laki yang bisa berpegang teguh terhadap kesejatian cintanya. Seorang laki-laki yang datang dan menjengukmu dalam suatu kunjungan yang telanjang.

3 komentar

POKERPAIR88.ME : Situs Judi Poker Online Terbaik & Terpercaya di Indonesia yang menawarkan 6 permainan di dalam 1 ID game : Poker Online, Live Poker, Domino Qiu-Qiu, Bandar Ceme, Ceme Keliling, Capsa Susun. Minimal Deposit dan Withdraw hanya 10 ribu. Proses Depo dan WD super cepat. Cara Daftar : Kunjungi Situs Pokerpair88.me => Pilih Menu Daftar => Isi Data-Data yang diperlukan. Untuk Informasi lebih lanjut silahkan hubungi CS melalui Live Chat atau via BBM : 7B1D03C3 , Line : pairbet , SMS : +85578391368.

BOCA88.COM : Situs Judi Bola dan Casino Online Terpercaya di Indonesia yang menyediakan permainan seperti : Judi Bola (Sportsbook), Casino Online (Baccarat, Roulette, Sicbo & Rolling Ball), Keno, Sabung Ayam (Cock Fight) dan 3D Game. Minimal Deposit dan Withdraw 10 ribu. Proses Depo dan WD super cepat. Cara Daftar : Kunjungi Situs www.boca88.com => Pilih Menu Daftar => Isi Data-Data yang diperlukan. Untuk Informasi lebih lanjut silahkan hubungi CS melalui Live Chat atau BBM : D3CC11C5 , Line : Gaple28 , WA : 081267595721

PUTRITOTO.NET : Situs Judi togel online Terpercaya di Indonesia dengan 6 Pasaran Resmi : Togel Singapura , Hongkong , Thailand , Sidney , Szechuan , dan Jayapura . Dengan Minimal Deposit Rp 20.000,- dan Minimal Pasang Rp 1.000,- , Dapatkan potongan penuh 2d : 28% , 3d : 59% , 4d : 66% dan kemenangan maximal 2d : 70x , 3d : 400x , 4d : 3000x . Cara Daftar : Kunjungi Situs Putritoto.com => Pilih Menu Daftar => Isi Data-Data yang diperlukan. Untuk Informasi lebih lanjut silahkan hubungi CS melalui Live Chat atau BBM : 7B7A74A7 , Line : putritoto , WA : +855962184158

Support 5 Bank Ternama : BCA , Mandiri , BRI , BNI , Danamon

Ditunggu pendaftarannya ya kk... ;)

Karna Di ERTIGAPOKER Sedang ada HOT PROMO loh!
Bonus Deposit Member Baru 10%
Bonus Deposit 5% (klaim 1 kali / hari)
Bonus Referral 15% (berlaku untuk selamanya
Rollingan Mingguan 0.3% (setiap hari Kamis
Rollingan Bulanan 0.1% (setiap tanggal 2)

ERTIGA POKER
ERTIGA
POKER ONLINE INDONESIA
POKER ONLINE TERPERCAYA
BANDAR POKER
BANDAR POKER ONLINE
BANDAR POKER TERBESAR
SITUS POKER ONLINE
POKER ONLINE

Kenapa Mesti Mendaftar Di V9Poker ?
karna di V9Poker sedang ada Bonus SUPER GILA!
-Bonus Deposit New Member 150,000
-Bonus Next Deposit 10%
-Bonus Turnover harian 300,000
Dan yang tak ketinggalan V9Poker menerima deposit via pulsa loh!

pokerv99
deposit via Go-Pay
deposit via pulsa
judi uang asli indonesia
bonus turnover terbesar
situs judi online terpercaya
uang asli indonesia
uang asli indonesia
bonus referral terbesar
poker depo pulsa
capsa depo pulsa
ceme depo pulsa
domino depo pulsa
deposit via telkomsel
deposit via xl


EmoticonEmoticon