Puisi: Tinggalkan di Plato Tibet

“Aku bintang apa binatang?

Aku bulan apa bukan?”

 

Syair-syairku telah melupakanmu

Bersama cacing-cacing itu yang mati kelaparan

Bersama kuda-kuda itu yang mati kehausan

Puisi-puisiku pun tak lagi menggilaimu

 

Sudah kubilang bukan

Jika ingin meninggalkanku

Tinggalkan saat kita berdua di Everest

Kau memilih tidak sampai di Plato Tibet

Atau, mati berdua saja


Comments

Postingan Populer

Belajar dari Cu Pat Kay: Siluman Babi Yang Dihukum 1000 Kali Penderitaan Cinta

Pulang, Karya Leila S. CHudori

Berteman dengan Kesepian

Saru Paragaraf: Warna

Laron