Aku dan Ilusi yang Menepi Aku bertemu seorang gadis cantik tadi malam di kedai kopi. Sebuah tempat yang paling masuk akal bagi manusia gagal untuk berpura-pura baik-baik saja …
Arti Sebuah Desa Bagi Perantau Bagaimana mestinya aku memulai, Zi? Haruskah aku bersandiwara layaknya Zainuddin saat menyurati Hayati untuk pertama kalinya: “Gemetar, Encik! tangan…
Untuk, Lis: Perihal Sebuah Permintaan Seriusan Lis, aku bingung harus memulai surat ini lewat kalimat apa. Terlintas di benak ingin kumulai lewat permintaan maaf karena takut mengganggu d…
Korespondensi: Untuk Sahabat Bualku, RIke Fisabilillah Boii!! Seberapa sibuk kau bergulat dengan waktu? Padahal sudah kunanti-nanti kau memulai korespondensi seperti permintaanmu tapi tidak kunjung juga…